Sabtu, 09 April 2011

Membuat Robot Line Tracking

Secara umum robot line tracking dapat dirancang dengan mengacu pada Komponen utama penyusun line tracking adalah sensor, comparator, motor diver dan motor sebagai penggerak.
1.    SENSOR
Sensor yang dapat digunakan untuk pembuatan line tracking adalah photodiodeSupaya photodiode dapat digunakan sebagai sensor, maka photodiode dibias reverse. Cara kerja dari photodiode, resistansinya berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya yang diterima olehnya, karena sebenarnya suatu photodiode dapat mendorong elektron bebas untuk menyebrangi persambungan pn junction, dan menyebabkan arus untuk mengalir.berikut rangkaian sensor:


2.    COMPARATOR
Comparator adalah salah satu aplikasi dari op-amp (operational amplifier), dimana memiliki fungsi membandingkan besar dua potensial yang diberikan. Cara kerja dari piranti komparator adalah membandingkan beda potensial yang diberikan pada input terminal A (+) dan B (-). Jika tegangan A > B maka out akan saturasi, jika tegangan A < B atau A = B maka out = 0.
IC  komparator yang digunakan adalah LM339 dengan konfigurasi pin-out tampak seperti pada gambar di atas. Didalam kemasan IC LM339 terdapat 4 modul komparator sekaligus. Dengan demikian memudahkan kita untuk melakukan ekspansi.


3.    MOTOR DRIVER
Driver motor berfungsi sebagai piranti yang bertugas untuk menjalankan motor baik mengatur arah putaran motor maupun kecepatan putar motor. Macam driver motor diantaranya adalah :

·         Driver Kontrol Tegangan, dengan driver motor kontrol tegangan menggunakan level tegangan secara langsung untuk mengatur kecepatan dari putaran motor.
·         Driver PWM,dengan kontrol PWM kita dapat mengatur kecepatan motor dengan memberikan pulsa dengan frekwensi yang tetap ke motor, sedangkan yang digunakan untuk mengatur kecepatan adalah duty cycle dari pulsa yang diberikan.
·         Driver H, driver type H digunakan untuk mengontrol putaran motor yang dapat diatur arah putarannya CW maupun CCW. Driver ini pada dasarnya menggunakan 4 buah transistor untuk switching dari putaran motor dan secara bergantian untuk membalik polaritas dari motor.


4.    MOTOR
Motor DC merupakan sebuah elekrik motor yang menggunakan tegangan DC yang mengkonversikan besaran listrik menjadi besaran mekanik. Motor DC yang pada umumnya digunakan pada pekerjaan yang kecil dan lebih cocok untuk digunakan pada aplikasi – aplikasi elektronika misalnya robot mobil. Motor DC ini mempunyai dua terminal elektrik. Dengan memberikan beda tegangan pada kedua terminal tersebut maka motor akan dapat berputar pada satu arah dan apabila polaritas dari tegangan tersebut dibalik, maka arah putaran motor akan terbalik pula. Polaritas dari tegangan yang diberikan pada dua terminal menentukan arah putaran motor sedangkan beda tegangan yang diberikan menentukan kecepatan motor tersebut.



7 komentar:

Enda Fivers mengatakan...

waaa...keren nih am...
mantaap...

ardhy mengatakan...

selain driver H, ada g' yang lain jens driver a bro....?? yang mudah d pakai n d pahami...:)

AcerNoval mengatakan...

wow., bagus., seperti pelajaran elektro di sekolah saya :)

freedom mengatakan...

ardhy:.... da sih... yg menggunakan IC L298....
acernoval: mang skul na dmna????

Berbagi Kreativitas mengatakan...

Nice post sob.! salam kenal n kompak.!

volkancan mengatakan...

zayıflama hapı-cym plus-
zayflama hapı

nasyaazakhir mengatakan...

kereenn mski g mudeng :p keep posting bro ^_^

Posting Komentar

BANNERKU

<a href="http://iampusof.blogspot.com/" onmouseover="window.location=this.href" target="_blank" title="LINK FREEDOM"><img border="0" width="163" alt="LINK FREEDOM" src="https://lh3.googleusercontent.com/_cmxEyeUCMUY/TZdNGEZjqdI/AAAAAAAAAP4/cR0MftYyEmo/link-freedom.gif" height="123" /></a>